Selasa, 28 Januari 2014

Interaksi Mahasantri yang Berasal dari Pesantren dan Non-pesantren di Mabna Ummu Salamah

Diposting oleh Unknown di 18.42 1 komentar
Interaksi Mahasantri yang Berasal dari Pesantren dan Non-pesantren
A. Setting Lingkungan Sosial
Observasi tentang interaksi antara santri yang berasal dari pesantren dan non-pesantren ini dilakukan di kawasan UIN Maliki Malang. UIN Maliki Malang merupakan sebuah universitas yang mewajibkan mahasiswa barunya untuk tinggal di asrama atau ma’had yang terletak di dalam kampus. UIN Maliki Malang mempunyai asrama atau yang lebih dikenal dengan Ma’had Sunan Ampel Al-Aly. Di dalam Ma’had Sunan Ampel Al-Aly, terdapat lima mabna putra dan empat mabna putri.

Sejarah UIN Maliki Malang

Diposting oleh Unknown di 18.30 0 komentar


Universitas Islam Negeri (UIN) Malang berdiri berdasarkan Surat Keputusan Presiden No. 50 tanggal 21 Juni 2004. Bermula dari gagasan para tokoh Jawa Timur untuk mendirikan lembaga pendidikan tinggi Islam di bawah Departemen Agama, dibentuklah Panitia Pendirian IAIN Cabang Surabaya melalui Surat Keputusan Menteri Agama No. 17 Tahun 1961 yang bertugas untuk mendirikan Fakultas Syariah yang berkedudukan di Surabaya dan Fakultas Tarbiyah yang berkedudukan di Malang. Keduanya merupakan

Tradisi UIN Maliki Malang

Diposting oleh Unknown di 18.10 0 komentar


Persiapan Manasik Haji Mahasantri Ma'had
Tradisi pendidikan UIN Maliki Malang adalah perpaduan antara pendidikan tinggi dan pendidikan pesantren (ma’had). Tradisi demikian senantiasa dikembangkan untuk mengantarkan para lulusan menjadi manusia yang memiliki kekokohan aqidah, kedalaman spiritual, keluhuran akhlak, keluasan ilmu, dan kematangan profesional. Tradisi pendidikan tinggi bertugas pokok melahirkan lulusan dengan sikap keilmuan

Jumat, 24 Januari 2014

Lomba Menulis Artikel untuk Blogger & Pendidik

Diposting oleh Unknown di 16.10 0 komentar

Tips Mendidik Anak

Diposting oleh Unknown di 16.04 1 komentar


Anak merupakan dambaan setiap orang tua. Kehadiran anak sangat diinginkan oleh orang tua manapun. Tentunya orang tua tidak hanya menginginkan anak saja namun lebih dari itu. Mereka menginginkan anak yang soleh atau sholehah, cerdas, serta menjadi kebanggaan orang tua.
Anak merupakan aset di masa depan. Anaklah yang akan meneruskan keturunan dari keluarga. Jika orang tua tidak memperhatikan cara mendidik anak, bisa jadi suatu saat seorang anak bukannya

Rabu, 22 Januari 2014

Profil UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Diposting oleh Unknown di 02.40 0 komentar


Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang atau sekarang dikenal dengan UIN Malang adalah lembaga pendidikan tinggi milik negara yang secara administratif berada dalam tanggung jawab Departemen Agama R.I. dan Departemen Pendidikan Naional (Depdiknas) dan sebagai lembaga pendidikan tinggi yang dinaungi oleh kedua departemen tersebut, maka Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang mengemban dua misi sekaligus, yakni misi keilmuan dan keagamaan (dakwah).

Unik

Diposting oleh Unknown di 02.34 0 komentar


Kamu adalah kamu
Tak sama denganku
Tak usah malu
Aku tak mengusikmu

Kebangkitan Peradaban Islam di Masa Mendatang

Diposting oleh Unknown di 02.31 0 komentar


Islam merupakan agama yang banyak memberi kemaslahatan bagi manusia. Islam juga mengatur seluruh sendi-sendi kehidupan yang ada. Sehingga peluang agama islam di masa sekarang dan di masa yang akan datang sangat luas. Islam yang merupakan agama yang banyak memberikan kontribusi dalam kehiduan

Tuduhan Bahwa Islam adalah Agama yang Terbelakang dan Tidak Memiliki Peradaban

Diposting oleh Unknown di 02.30 0 komentar


Tuduhan bahwa Islam adalah agama yang terbelakang dan tidak memiliki peradaban tentunya patut duragukan. Karena sejatinya Islam merupakan agama yang memiliki peradaban yang tinggi. Seperti yang dikatakan Pak Yahya, Dosen Sosiologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, beliau mengemukakan dalam perkuliahan Sosiologi pada mahasiswa semester 1 jurusan Psikologi bahwa suatu masyarakat memiliki peradaban tinggi ketika di lingkungan masyarakat tersebut terdapat banyak nilai dan norma yang mengikat

Tuduhan Bahwa Penyebaran Islam Hanya Melalui Jalan Kekerasan atau dengan Peperangan

Diposting oleh Unknown di 02.29 0 komentar



Tuduhan bahwa Islam merupakan agama yang menggunakan kekerasan atau peperangan dalam penyebarannya akhir-akhir ini marak dibicarakan. Padahal sejatinya Islam merupakan agama yang cinta damai. Begitu pula dalam berdakwah, Islam memerintahkan untuk menyampaikan dengan baik tanpa kekerasan, seperti yang tertera dalam QS An-Nahl: 125 yg artinya Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik…”

Minggu, 19 Januari 2014

Surat untuk 'Calon' Anakku :)

Diposting oleh Unknown di 06.36 0 komentar


Apa kabarmu duhai anak Bunda tersayang? Bunda yakin kau sedang berada dalam kehangatan dekapan Zat yang Maha Penyayang.
Nak, belakangan ini Bunda sangat merindukan dan mencemaskanmu. Bunda cemas jika Bunda tak bisa  menjadi sahabat terbaikmu. Karena Bunda sadar, setiap anak hidup dengan zamannya sendiri. Zamanmu bisa jadi berbeda dengan zaman Bunda. Meskipun begitu jadikan Bunda sebagai sahabat sepanjang hidupmu, Nak. Bunda ingin menjadi sahabatmu yang selalu mendengarkan apapun cerita tentang kehidupanmu. Mulai dari kata yang kau ucapkan ketika kau belajar berbicara, cerita masa remaja, hingga keluh kesah saat kau dewasa nanti, Bunda ingin mendengarkannya, Nak.  Karena Bunda ingin tidak ada tembok yang menghalangi keterbukaanmu pada Bunda, Nak.

Selasa, 14 Januari 2014

Generasi Muda Menjawab Tantangan Masa Depan

Diposting oleh Unknown di 23.11 0 komentar


Negara Kesatuan Republik Indonesia terbentuk dari berbagai ragam kelompok suku, etnis, budaya, bahasa, agama dan lain-lain. Dengan keragaman tersebut maka bangsa Indonesia dapat dikatakan sebagai bangsa yang mempunyai "multikultural". Namun dampak globalisasi lambat laun mulai mengikis budaya Indonesia yang terkenal dengan budaya ketimurannya. Adat istiadat, sopan santun, dan patuh merupakan ciri khas masyarakat Indonesia. Sekarang budaya timur ini mulai tergeser dengan budaya barat dan budaya yang lain yang tidak sesuai sama sekali dengan kepribadian bangsa Indonesia. Sangat disayangkan, dewasa ini banyak generasi muda yang enggan mempelajari budaya asli mereka seperti musik atau tarian Indonesia. Mereka justru lebih tertarik mempelajari budaya bangsa lain seperti Jepang dan Korea. Penampilan mereka pun lebih condong ke budaya barat. Indonesia memiliki tarian yang beraneka ragam, bahkan bangsa lain merasa kagum dengan keindahan tarian Indonesia, tetapi generasi muda sekarang malah tertarik mempelajari modern dance, misalnya K-Pop Dance.

Dino Patti Djalal

Diposting oleh Unknown di 23.09 0 komentar

Dino Patti Djalal adalah seorang Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat sejak tahun 2000 hingga saat ini. Selain itu, Dino juga seorang penulis pidato, pemuda aktivis, akademisi, dan penulis best seller nasional. Sebelumnya dia merupakan Staf Khusus Urusan Internasional dan Juru Bicara Presiden untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Dia lahir pada 10 September 1965 di wilayah Beograd, Yugoslavia. Dia dilahirkan dalam sebuah keluarga diplomatik yang berasal dari Ampek Angkek, Agam, Sumatera Barat. Dia anak kedua dari tiga bersaudara. Ayahnya, Profesor Hasjim Djalal, mantan Duta Besar Indonesia untuk Kanada dan Jerman, dan pakar internasional tentang hukum laut.

 

My Blog Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting