Minggu, 19 Januari 2014

Surat untuk 'Calon' Anakku :)

Diposting oleh Unknown di 06.36


Apa kabarmu duhai anak Bunda tersayang? Bunda yakin kau sedang berada dalam kehangatan dekapan Zat yang Maha Penyayang.
Nak, belakangan ini Bunda sangat merindukan dan mencemaskanmu. Bunda cemas jika Bunda tak bisa  menjadi sahabat terbaikmu. Karena Bunda sadar, setiap anak hidup dengan zamannya sendiri. Zamanmu bisa jadi berbeda dengan zaman Bunda. Meskipun begitu jadikan Bunda sebagai sahabat sepanjang hidupmu, Nak. Bunda ingin menjadi sahabatmu yang selalu mendengarkan apapun cerita tentang kehidupanmu. Mulai dari kata yang kau ucapkan ketika kau belajar berbicara, cerita masa remaja, hingga keluh kesah saat kau dewasa nanti, Bunda ingin mendengarkannya, Nak.  Karena Bunda ingin tidak ada tembok yang menghalangi keterbukaanmu pada Bunda, Nak.

Anakku sayang, Bunda yakin dengan keterubukaan diantara kita akan semakin membuat Bunda memahami karakter dan memudahkan Bunda untuk mendampingimu menjalani hidup. Namun Bunda sadar akan ada hari dimana Bunda harus terpisah jarak denganmu. Saat dimana Engkau tak berada di dekat Bunda demi menggapai masa depanmu. Anakku sayang, jika suatu hari nanti            Engkau jauh dari Bunda, ingatlah, sesekali luangkan waktumu untuk sekedar menelpon Bunda dan mendengarkan celotehan nasihat Bunda. Bukan karena Bunda cerewet tapi ini juga untukmu, Nak. Begitupun sebaliknya telinga Bunda tidak pernah tertutup untuk keluh kesahmu di jauh sana,
Nak, jika kau jauh nanti, berhati-hatilah dalam memilih teman, karena waktumu terlalu berharga tuk mereka yang tak pernah menghargai waktumu. Teman terbaik selalu mengingatkanmu pada yg baik. Tidak mengajakmu ke hal yg membuatmu semakin buruk. Dan jangan lupa untuk selaku jujur, Nak. Jujur mungkin tak selalu memberimu teman yang banyak, tapi kejujuran akan selalu memberimu teman yang baik, Nak.
Anakku, nikmatilah proses dalam mencapai kesuksesan. Sukses itu hal yang indah untuk diraih. Asalkan kamu juga sadar keindahan itu harus dilalui dengan susah payah dulu. Hidup adalah proses untuk menjadi lebih baik, lebih besar, lebih kuat dan lebih berpengaruh. Terkadang dalam proses ada hal yang tidak kamu inginkan. Ikhlaslah dalam proses itu, Nak. Ikhlas bukanlah pasrah menerima, tapi ikhlas adalah kekuatan besar untuk terus berusaha agar mendapat yang lebih baik. Selama Allah yang kau jadikan tempatmu bergantung dalam proses ini, Bunda yakin setiap masalah ada jalan keluarnya. Kamu mungkin tak melihatnya, namun Allah tahu jalan keluarnya. Yakin dan percayalah padaNya.

Anakku tersayang, mungkin celotehan Bunda ini terlalu rumit kau mengerti saat ini. Tak apa, Nak. Karena tidak semua hal bisa dimengerti sekarang. Sabarlah waktu itu pasti akan datang untuk kau pahami. Yang harus kau tau, Bunda sangat menyayangimu.


Sahabat sepanjang hidupmu,


Bundamu 


0 komentar:

Posting Komentar

 

My Blog Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting